saleha idris

saleha idris (@saleha_idris)

Parenting Psychologist. Lecturer.

1187 posts      1818 followings      2834 followers      81 tags

Stories

Highlights

Tips untuk betulkan dan rehatkan otak.

Tips untuk betulkan dan rehatkan otak.

Kesakitan membuat kita mencari penawar
Kedukaan membuat kita mencari kegembiraan 
Kejatuhan membuat kita mencari kebangkitan 
Andai hari ini kita luka,  sakit,  pedih dan pilu. 
Redhalah akan sebuah rasa itu. 
Nikmati setiap saat kita lalui 
Dalam keindahan
Dalam keredhaan

Hidup hanya sementara.
Bawalah kisah lalu untuk menguatkan
Bukan untuk kita terus terpenjara
Bebaskan jiwa kita
Hidup ini penuh bahagia dan gembira

Laluilah dan jalanilah dalam sebuah jiwa tenang.

Kesakitan membuat kita mencari penawar Kedukaan membuat kita mencari kegembiraan Kejatuhan membuat kita mencari kebangkitan Andai hari ini kita luka, sakit, pedih dan pilu. Redhalah akan sebuah rasa itu. Nikmati setiap saat kita lalui Dalam keindahan Dalam keredhaan Hidup hanya sementara. Bawalah kisah lalu untuk menguatkan Bukan untuk kita terus terpenjara Bebaskan jiwa kita Hidup ini penuh bahagia dan gembira Laluilah dan jalanilah dalam sebuah jiwa tenang.

“Ia bukan isu tandas tetapi bangunlah untuk berqiamullail. Bukankah itu tujuan sebenar kenapa ibadah haji mahu dilaksanakan?”
Kami tidak menyangka terdapat jemaah yang membantah.
“Bagaimana mahu solat malam di Mina, khemah penuh sesak, hendak berdiri pun tidak boleh?”
“Solat dan bermunajat di luar khemah”
“Angin gunung, sejuk. Saya tidak tahan”
“Pakailah Long John, termal atau solat, bermunajat dan berzikir di dalam khemah sambil duduk”
“Khemah sempit, tidak selesa”

Ya benar, secara umumnya ibadah haji tamat dengan tawaf wida’. Persoalannya, apakah motivasi dan inspirasi tersebut mesti terhenti setelah kembali ke tanahair?
Tip-tip yang dikemukakan kelihatan biasa tetapi dijadikan luar biasa oleh kedua-dua penulis dengan mengekalkan nilai-nilai santai dan bersahaja.

“Ia bukan isu tandas tetapi bangunlah untuk berqiamullail. Bukankah itu tujuan sebenar kenapa ibadah haji mahu dilaksanakan?” Kami tidak menyangka terdapat jemaah yang membantah. “Bagaimana mahu solat malam di Mina, khemah penuh sesak, hendak berdiri pun tidak boleh?” “Solat dan bermunajat di luar khemah” “Angin gunung, sejuk. Saya tidak tahan” “Pakailah Long John, termal atau solat, bermunajat dan berzikir di dalam khemah sambil duduk” “Khemah sempit, tidak selesa” Ya benar, secara umumnya ibadah haji tamat dengan tawaf wida’. Persoalannya, apakah motivasi dan inspirasi tersebut mesti terhenti setelah kembali ke tanahair? Tip-tip yang dikemukakan kelihatan biasa tetapi dijadikan luar biasa oleh kedua-dua penulis dengan mengekalkan nilai-nilai santai dan bersahaja.

Aktiviti di pagi Ahad. 
Pilih waktu untuk bersama keluarga tersayang. 
Ziarah mak.  Minta restu dan doa.  Sampaikan rindu tidak bertepi.

Aktiviti di pagi Ahad. Pilih waktu untuk bersama keluarga tersayang. Ziarah mak. Minta restu dan doa. Sampaikan rindu tidak bertepi.

Apabila kawan kawan nampak kita dalam TV.  Dia punya teruja.  Buatkan kita tersipu malu.

Apabila kawan kawan nampak kita dalam TV. Dia punya teruja. Buatkan kita tersipu malu.

Sakit hati adalah benih dendam, yang jika dilempar ke dalam hati, akan cepat tumbuh, membesar, menjalar kemana-mana dan menjadi pohon raksasa.  Dendam membuat orang menyumpah serapah, mengumpat, mendoakan yang buruk-buruk, dan gembira bila orang yang menyakiti mereka tidak bahagia.
Bila orang sudah mempunyai dendam kesumat dan berniat membalaskannya, maka dia harus bersiap-siap untuk menggali dua kuburan: satu untuk orang yang menyakitinya, dan satu untuk dirinya sendiri.

Melakukan pembalasan dendam akan merusak diri sendiri. Energi, pikiran, otak dan waktu yang bisa digunakan untuk kegiatan positif malah tercurahkan untuk menuruti sakit hati dan dendam ini, yang disadari atau tidak, malah membuat orang tsb sama buruk, atau bahkan lebih buruk drpd orang yang menyakitinya. 
Belum lagi nantinya akan dijauhi teman, tetangga, keluarga, atau bahkan bisa masuk penjara.
“Jika mata dibalas mata, semua orang di dunia ini akan menjadi buta—Gandhi” hal 28.
“What goes up, must come down.” Hal 46.

Karma itu ada. Apa yang kau perbuat, pasti akan kembali padamu. Jika kau tidak membalas sakit hatimu, alam semestalah yang melakukannya untukmu.
“Weak people revenge, strong people forgive.” Karena memaafkan itu sangat sulit. Perlu jiwa yang besar untuk melakukannya. 
Lalu, bolehkah kita membalas dendam? Itu pilihan kita sendiri.
Namun, ada pembalasan dendam yg manis: tidak peduli dan belajarlah cuek, ubah penampilan menjadi lebih rapi, lebih bersih dan bukannya jadi malas dan kelihatan lesu jadilah sukses dan bahagia. Revenge yg disalurkan secara positif bisa membuat orang makin kreatif dan produktif. Misalkan, jadi rajin beribadah, menulis, berolahraga dan menciptakan karya.

Sakit hati adalah benih dendam, yang jika dilempar ke dalam hati, akan cepat tumbuh, membesar, menjalar kemana-mana dan menjadi pohon raksasa. Dendam membuat orang menyumpah serapah, mengumpat, mendoakan yang buruk-buruk, dan gembira bila orang yang menyakiti mereka tidak bahagia. Bila orang sudah mempunyai dendam kesumat dan berniat membalaskannya, maka dia harus bersiap-siap untuk menggali dua kuburan: satu untuk orang yang menyakitinya, dan satu untuk dirinya sendiri. Melakukan pembalasan dendam akan merusak diri sendiri. Energi, pikiran, otak dan waktu yang bisa digunakan untuk kegiatan positif malah tercurahkan untuk menuruti sakit hati dan dendam ini, yang disadari atau tidak, malah membuat orang tsb sama buruk, atau bahkan lebih buruk drpd orang yang menyakitinya. Belum lagi nantinya akan dijauhi teman, tetangga, keluarga, atau bahkan bisa masuk penjara. “Jika mata dibalas mata, semua orang di dunia ini akan menjadi buta—Gandhi” hal 28. “What goes up, must come down.” Hal 46. Karma itu ada. Apa yang kau perbuat, pasti akan kembali padamu. Jika kau tidak membalas sakit hatimu, alam semestalah yang melakukannya untukmu. “Weak people revenge, strong people forgive.” Karena memaafkan itu sangat sulit. Perlu jiwa yang besar untuk melakukannya.  Lalu, bolehkah kita membalas dendam? Itu pilihan kita sendiri. Namun, ada pembalasan dendam yg manis: tidak peduli dan belajarlah cuek, ubah penampilan menjadi lebih rapi, lebih bersih dan bukannya jadi malas dan kelihatan lesu jadilah sukses dan bahagia. Revenge yg disalurkan secara positif bisa membuat orang makin kreatif dan produktif. Misalkan, jadi rajin beribadah, menulis, berolahraga dan menciptakan karya.

Bersinar sang Suria
Menyinari cahaya
Sungguh indah berseri

Pagi pagi lepas hantar pemimpin hebat (4 anak ke sekolah). Pulas je stereng. Mata terpanar terus pada matahari mengekori.

Indah sangat. Rasa macam nak menuju terus ke langit tinggi.

Ucapkan syukur di pagi hari. 
Berlatih senyum dalam kereta.

Izinkan kebahagiaan hadir dalam jiwa. 
Fokus apa kita mahu bukan apa yang Kita tidak perlu.

Doakan semua sahabat diberi ruang indah terus buat kebaikan.
Dibuka mata melihat sinar cahaya indah.
Dihadir sahabat ikhlas hingga ke jannah. 
Dikurniakan kebahagiaan dalam rumahtangga Dan anak anak.

Salam buat jiwa tenang (nafsu mutminnah, qalbun Salim)
😍

Bersinar sang Suria Menyinari cahaya Sungguh indah berseri Pagi pagi lepas hantar pemimpin hebat (4 anak ke sekolah). Pulas je stereng. Mata terpanar terus pada matahari mengekori. Indah sangat. Rasa macam nak menuju terus ke langit tinggi. Ucapkan syukur di pagi hari. Berlatih senyum dalam kereta. Izinkan kebahagiaan hadir dalam jiwa. Fokus apa kita mahu bukan apa yang Kita tidak perlu. Doakan semua sahabat diberi ruang indah terus buat kebaikan. Dibuka mata melihat sinar cahaya indah. Dihadir sahabat ikhlas hingga ke jannah. Dikurniakan kebahagiaan dalam rumahtangga Dan anak anak. Salam buat jiwa tenang (nafsu mutminnah, qalbun Salim) 😍

Jika hari ni kita mati dan ditanya.

Apakah kebaikan yang kau buat hari ni? 
1. Dapat bawa orang mengidam cari nenas madu MD2.

2. Escort 7 kereta nak pergi makan laksa. 
3. Lihat wajah gembira mereka membuat hati bahgia. 
Apakah perkara bahagiakan diri? 
Melihat orang lain bahagia. 😘😍 Terima kasih Tuhan atas nikmat keindahan dan kecantikan yang kau hadirkan sentiasa.

Jika hari ni kita mati dan ditanya. Apakah kebaikan yang kau buat hari ni? 1. Dapat bawa orang mengidam cari nenas madu MD2. 2. Escort 7 kereta nak pergi makan laksa. 3. Lihat wajah gembira mereka membuat hati bahgia. Apakah perkara bahagiakan diri? Melihat orang lain bahagia. 😘😍 Terima kasih Tuhan atas nikmat keindahan dan kecantikan yang kau hadirkan sentiasa.

A book about teams to help teams become more positive, united and connected.

The writer shares the proven principles and practices that build great teams - and provides practical tools to help teams overcome negativity and enhance their culture, communication, connection, commitment and performance.

Jon Gordon doesn’t just research the keys to great teams, he has personally worked with some of the most successful teams on the planet and has a keen understanding of how and why they became great. In The Power of a Positive Team, Jon draws upon his unique team building experience as well as conversations with some of the greatest teams in history in order to provide an essential framework, filled with proven practices, to empower teams to work together more effectively and achieve superior results.

Utilizing examples from the writing team who created the hit show Billions, the National Champion Clemson Football team, the World Series contending Los Angeles Dodgers, The Miami Heat and the greatest beach volleyball team of all time to Navy SEAL’s, Marching bands, Southwest Airlines, USC and UVA Tennis, Twitter, Apple and Ford, Jon shares innovative strategies to transform a group of individuals into a united, positive and powerful team.

Jon not only infuses this book with the latest research, compelling stories, and strategies to maintain optimism through adversity… he also shares his best practices to transform negativity, build trust (through his favorite team building exercises) and practical ways to have difficult conversations—all designed to make a team more positive, cohesive, stronger and better.

The Power of a Positive Team also provides a blueprint for addressing common pitfalls that cause teams to fail—including complaining, selfishness, inconsistency, complacency, unaccountability—while offering  solutions to enhance a team’s creativity, grit, innovation and growth.

This is a book meant for teams to read together. It’s written in such a way that if you and your team read it together, you will understand the obstacles you will face and what you must do to become a great team. If you read it together, stay positive together, and take action together.

A book about teams to help teams become more positive, united and connected. The writer shares the proven principles and practices that build great teams - and provides practical tools to help teams overcome negativity and enhance their culture, communication, connection, commitment and performance. Jon Gordon doesn’t just research the keys to great teams, he has personally worked with some of the most successful teams on the planet and has a keen understanding of how and why they became great. In The Power of a Positive Team, Jon draws upon his unique team building experience as well as conversations with some of the greatest teams in history in order to provide an essential framework, filled with proven practices, to empower teams to work together more effectively and achieve superior results. Utilizing examples from the writing team who created the hit show Billions, the National Champion Clemson Football team, the World Series contending Los Angeles Dodgers, The Miami Heat and the greatest beach volleyball team of all time to Navy SEAL’s, Marching bands, Southwest Airlines, USC and UVA Tennis, Twitter, Apple and Ford, Jon shares innovative strategies to transform a group of individuals into a united, positive and powerful team. Jon not only infuses this book with the latest research, compelling stories, and strategies to maintain optimism through adversity… he also shares his best practices to transform negativity, build trust (through his favorite team building exercises) and practical ways to have difficult conversations—all designed to make a team more positive, cohesive, stronger and better. The Power of a Positive Team also provides a blueprint for addressing common pitfalls that cause teams to fail—including complaining, selfishness, inconsistency, complacency, unaccountability—while offering  solutions to enhance a team’s creativity, grit, innovation and growth. This is a book meant for teams to read together. It’s written in such a way that if you and your team read it together, you will understand the obstacles you will face and what you must do to become a great team. If you read it together, stay positive together, and take action together.

Menu OCOC

Tiada nasi putih. Ganti beras perang. 
Tiada gula putih.  Ganti gula kelapa.

#masakansuamiku 😍

Menu OCOC Tiada nasi putih. Ganti beras perang. Tiada gula putih. Ganti gula kelapa.  #masakansuamiku 😍

Tahun ini kita meraikan sahabat menjadi tetamu Allah. 
Rasa gembira buat mereka yang mendapat panggilan  Tuhan. 
Menunaikan rukun Islam kelima. 
Dijemput berdoa di Arafah.  MasyaAllah.

Barakallah 
DrRizal dan Puan Sahida
Dr Azlee  dan isteri
Puan Jamaliyah dan suami. 
Selepas pulang Umrah 2018. Saya terus semangat dan niat mahu mengerjakan Haji segera sebelum usia 40 tahun. 
Momen yang sangat dinanti. 
Tak sabar nak menjadi tetamu Allah juga. 
Tahun depan direzekikan giliran kita pula. 
Labbaik Allah humma labbaik
Labbaik la sharika laka labbaik
Innal hamda
Wan-ni'mata
Laka walmulk
Laa sharika lak.

Tahun ini kita meraikan sahabat menjadi tetamu Allah. Rasa gembira buat mereka yang mendapat panggilan Tuhan. Menunaikan rukun Islam kelima. Dijemput berdoa di Arafah. MasyaAllah. Barakallah DrRizal dan Puan Sahida Dr Azlee dan isteri Puan Jamaliyah dan suami. Selepas pulang Umrah 2018. Saya terus semangat dan niat mahu mengerjakan Haji segera sebelum usia 40 tahun. Momen yang sangat dinanti. Tak sabar nak menjadi tetamu Allah juga. Tahun depan direzekikan giliran kita pula. Labbaik Allah humma labbaik Labbaik la sharika laka labbaik Innal hamda Wan-ni'mata Laka walmulk Laa sharika lak.

Buku Psikologi  Dakwah

Buku Psikologi Dakwah

Bila kita berjalan.  Bertembung.

Kita bertembung guru pernah mengajar di sekolah rendah.  Masa darjah 5. 
Sambil guru cepat menghulur tangan dia sebut nama. 
Ni Saleha kan. 
Saya rasa terharu dan terkesima.  Hampir 30 tahun cikgu Shamsinar masih ingat nama saya. 
Doakan guru guru kami terus diberi kesihatan yang baik.  Berkati lah ilmu mereka ya Allah.

Bila kita berjalan. Bertembung. Kita bertembung guru pernah mengajar di sekolah rendah. Masa darjah 5. Sambil guru cepat menghulur tangan dia sebut nama. Ni Saleha kan. Saya rasa terharu dan terkesima. Hampir 30 tahun cikgu Shamsinar masih ingat nama saya. Doakan guru guru kami terus diberi kesihatan yang baik. Berkati lah ilmu mereka ya Allah.

Siaran ulangan 
Ahad (11 pagi)  Astro Prima.

Siaran ulangan Ahad (11 pagi) Astro Prima.

What's the secret to having an engaged and productive team? It's having a plan for developing all employees--no matter where they are on their personal learning curves.

Better morale and higher performance happen through learning, argues Whitney Johnson. In over twenty years of coaching, investing, and consulting, Johnson has seen that employees need continuous learning and fresh challenges to stay motivated.

The best bosses know this, and they know how to make it happen by thoughtfully designing people’s jobs around the skills they have today as well as the skills they'll need to be even more valuable tomorrow. That's how entire organizations stay competitive in an unpredictable, rapidly changing business environment.

In this book, Johnson explains how to become one of those bosses and how to build your A-team by:

Identifying what your employees already know and what they need to learnDesigning their jobs to maximize engagement and learningApplying a seven-step process for leading each person up their learning curve

We all want opportunities to learn, experiment, and grow in our jobs. When our bosses work with us to help us leap to new challenges, the result is a team that knows how to thrive, no matter what the future holds.

What's the secret to having an engaged and productive team? It's having a plan for developing all employees--no matter where they are on their personal learning curves. Better morale and higher performance happen through learning, argues Whitney Johnson. In over twenty years of coaching, investing, and consulting, Johnson has seen that employees need continuous learning and fresh challenges to stay motivated. The best bosses know this, and they know how to make it happen by thoughtfully designing people’s jobs around the skills they have today as well as the skills they'll need to be even more valuable tomorrow. That's how entire organizations stay competitive in an unpredictable, rapidly changing business environment. In this book, Johnson explains how to become one of those bosses and how to build your A-team by: Identifying what your employees already know and what they need to learnDesigning their jobs to maximize engagement and learningApplying a seven-step process for leading each person up their learning curve We all want opportunities to learn, experiment, and grow in our jobs. When our bosses work with us to help us leap to new challenges, the result is a team that knows how to thrive, no matter what the future holds.

Bila kau duduk depan TV nak tengok diri sendiri dalam TV 
First time shooting selalu LIve je. 😬#jakun

Bila kau duduk depan TV nak tengok diri sendiri dalam TV First time shooting selalu LIve je. 😬 #jakun

Dari Majalah ke kaca televisyen anda, jangan lupa saksikan Pa&Ma musim ke lima dengan topik menarik minggu ini iaitu ‘Anak Keliru Bahasa’ hanya disaluran Astro Prima 105 dan Prima HD 121 setiap Rabu jam 9 malam.

Dari Majalah ke kaca televisyen anda, jangan lupa saksikan Pa&Ma musim ke lima dengan topik menarik minggu ini iaitu ‘Anak Keliru Bahasa’ hanya disaluran Astro Prima 105 dan Prima HD 121 setiap Rabu jam 9 malam.

"Tolong beri aku nasihat, mengapa hidupmu mudah? Itulah kalimat yang diungkap oleh kawan lama saya. Berulang kali ia tegaskan, jauh-jauh datang ke rumah hanya untuk bertanya itu. .

Saya pun mikir-mikir, mengingat-ingat, sejak kapan ya hidup saya terasa mudah, mulus, selalu ada aja pertolongan Allah yang datang tak terduga. Mungkin memang ada beberapa amalan yang sudah saya lakukan, sehingga membuat Allah mau membantu hambanya. .

Namun, sepertinya bukan hanya itu, tapi memang nyatanya pertolongan-Nya-lah yang selalu datang di saat yang tepat. Tepat ketika saya membutuhkan pertolongan-Nya. Tepat hadir ketika saya sudah pasrah. Amalan tersebut akan saya bagikan dalam buku ini, agar kita semua bisa mendapatkan pertolongan-Nya.

"Tolong beri aku nasihat, mengapa hidupmu mudah? Itulah kalimat yang diungkap oleh kawan lama saya. Berulang kali ia tegaskan, jauh-jauh datang ke rumah hanya untuk bertanya itu. . Saya pun mikir-mikir, mengingat-ingat, sejak kapan ya hidup saya terasa mudah, mulus, selalu ada aja pertolongan Allah yang datang tak terduga. Mungkin memang ada beberapa amalan yang sudah saya lakukan, sehingga membuat Allah mau membantu hambanya. . Namun, sepertinya bukan hanya itu, tapi memang nyatanya pertolongan-Nya-lah yang selalu datang di saat yang tepat. Tepat ketika saya membutuhkan pertolongan-Nya. Tepat hadir ketika saya sudah pasrah. Amalan tersebut akan saya bagikan dalam buku ini, agar kita semua bisa mendapatkan pertolongan-Nya.

©Instagimg | Best Instagram online viewer
About - Privacy Policy - Terms of Service - FAQ
This site uses the Instagram API but is not endorsed or certified by Instagram. All Instagram™ logos and trademarks displayed on this applicatioin are property of Instagram.